Bentuk Geografis Dunia

Pendekatan suatu kewilayahan adalah tentang perbedaan antara wilayah yg satu dengan wilayah yg lainnya untuk menciptakan hubungan fungsional antara unit wilayah tsb. Untuk mempelajari suatu gejala yang ada di permukaan bumi dapat  diihat langsung ke suatu lokasi yang mau dipelajari,  misalnya  daerah pantai, pegunungan, rawa-rawa, padang pasir, atau daerah perkebunan.  Tapi karena bumi itu sangat luas sekali maka tidak semua tempat bisa dikunjungi secara langsung. Tempat-tempat yang lokasinya jauh dan luas sekali seperti Australia, Eropa, dan Amerika dapat dipelajari dengan memakai  media internet.

Kita juga dapat  menggunakan gambar atau alat-alat yg dapat mewakili tempat yag ingin dipelajari, media atau sarana lain yg dapat digunakan antara lain peta, atlas, dan globel. Tetapi orientasi studi geografi pada ruang jadi peta adalah alat yg tepat untuk dapat mempelajari geografi. Sebuah peta dapat menjelaskan persoalan ruang atau wilayah dan dapat menjelaskan secara jelas dari bentuk wilayah tersebut. Karena bentuk muka Bumi Indonesia sangat beragam, ada dataran rendah dan ada juga dataran tinggi. Suatu bentuk muka Bumi atau disebut juga relief muka Bumi adalah bentuk dataran tinggi dan dataran rendah yang terdapat dipermukaan Bumi. Oleh karena itu bentuk muka bumi dan lapisan kulit bumi tidak selalu sama dan tetap, maka dari pada itu dalam waktu yang cepat atau lambat dipermukaan bumi ini akan terdapat banyak perubahan.

Bentuk Geografis

Banyak kekuatan atau tenaga yg dapat merubah bentuk muka bumi hal tersebut bisa berupa tenaga dari dalam bumi atau yang disebut dengan endogeny dan tenaga dari luar atau tenaga eksogen. Gerak tektonik adalah sebuah gerak yg dapat berasal dari dalam Bumi karena terjadi magma yang mengalami gerakan secara terus menerus dan bergerak ke samping yang berpengaruh terhadap kerak bumi sehingga kerak bumi dapat ikut bergerak.

Gerak tektonik terdapat 2 jenis, yaitu orogenesa dan epirogenesa. orogenesa adalah suatu gerak kulit Bumi yg dapat berjalan seacara relatif cepat dan melalui daerah yang sempit sekalipun . orogenesa juga dapat membentuk sebuah deretan pegunungan lipatan, seperti Pegunungan Kendeng di Pulau Jawa. Gerak ini dapat pula membentuk pegunungan patahan, misalnya Pegunungan Selatan di Pulau Jawa dan Pulau Nusa kambangan. Gerak orogenesa dapat juga dapat menyebabkan tanah menjadi turun sehingga permukaan bumi jauh lebih rendah atau jauh lebih tinggi dari sekitarnya yang dapat disebut depresi kontinental. Gerak tektonik epirogenesa adalah terjadinya gerak kulit Bumi yang  berjalan pelan dan dalam waktu lama meliputi daerah yang sangat luas.

Arah gerakan tektonik epirogenesa ada yang terjadi ke atas maupun ke bawah. Sebuah contoh yaitu terjadinya dataran tinggi akibat pengangkatan, itu merupakan bagian dari akibat epirpgenesa. Vulkanisme adalah semua gerak yang bersingungan dengan naik turunnya magma baik dari dalam maupun saat ingin keluar dari dalam Bumi. Magma adalah sebuah cairan yang dapat memijar dan memiliki suhu tinggi yang didapat di dalam Bumi. Jika magma telah  keluar ke permukaan Bumi melalui kepundan dapat disebut juga dengan lava. Tenaga eksogen ini bersifat merusak kulit Bumi sehingga membentuk relief muka Bumi. Yang termasuk dalam tenaga eksogen yaitu pelapukan dan erosi.

 

Comments are closed.